DEPOK — Institut SEBI mendorong mahasiswa baru untuk tidak sekadar mengejar capaian akademik, melainkan mampu memberikan kontribusi dan dampak nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut mengemuka dalam agenda Studium Generale bertema "Dari Rasa Ingin Tahu Menjadi Karya: Menjadi Mahasiswa yang Berpikir Ilmiah, Kreatif, dan Berdampak" di SEBI Hall, Kampus Institut SEBI, Depok, Jawa Barat, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa baru ini menghadirkan Guru Besar Universitas Indonesia sekaligus content creator, Prof. Dr. rer. nat. Agustino Zulys, M.Sc., sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, Prof. Agustino Zulys menegaskan bahwa perguruan tinggi bukan sekadar tempat untuk menemukan jawaban, melainkan ruang untuk melatih diri membangun pertanyaan-pertanyaan yang berkualitas dan solutif.
"Mahasiswa adalah pemain perubahan, bukan penonton. Jangan pernah takut untuk gagal, karena kesuksesan diraih melalui proses belajar, kesulitan, dan kerja keras. Jadilah impact maker," tegas Prof. Agustino di hadapan para mahasiswa baru.
Ia menambahkan, pencapaian intelektual di bangku kuliah harus diimbangi dengan kepekaan sosial, kemampuan berorganisasi, riset, kewirausahaan, serta jejaring yang luas. Menurutnya, mahasiswa tidak perlu menunggu hingga lulus atau menjadi hebat untuk mulai menciptakan karya yang bermanfaat.
Melalui agenda Studium Generale ini, pihak pimpinan Institut SEBI berharap para mahasiswa baru dapat memanfaatkan masa perkuliahan secara optimal untuk menggembleng potensi diri, membangun kompetensi, dan siap menjadi pelopor perubahan yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
