Depok, 12 Januari 2026 — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin memberikan dampak signifikan terhadap dunia riset akademik, khususnya dalam pengolahan data ilmiah, analisis bibliometrik, dan visualisasi hasil penelitian. Menjawab tantangan tersebut, Qalam Research Platform menyelenggarakan webinar bertajuk “Riset Kini, Hasil Akurat: Transformasi Riset Bibliometrik dan Visualisasi Data di Era AI”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 20.00–21.45 WIB, dan diikuti oleh 57 peserta yang berasal dari mahasiswa pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) SEBI serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan pada pengembangan metodologi riset berbasis teknologi.
Webinar ini menghadirkan Untung Kusirin, Founder Qalam, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Untung menjelaskan bahwa pemanfaatan AI dalam riset tidak hanya mempercepat proses pengolahan data, tetapi juga mampu meningkatkan akurasi, konsistensi, dan kedalaman analisis penelitian. Menurutnya, riset bibliometrik yang selama ini dianggap rumit dan memakan waktu kini dapat dilakukan secara lebih efisien dengan dukungan teknologi AI.
“AI memungkinkan peneliti untuk memetakan tren riset, jaringan penulis, serta perkembangan topik kajian secara lebih komprehensif. Hal ini menjadi penting agar riset yang dilakukan tidak bersifat repetitif, tetapi memiliki nilai kebaruan dan kontribusi ilmiah yang jelas,” ujarnya.
Selain membahas konsep dasar bibliometrik, webinar ini juga mengulas pentingnya visualisasi data dalam menyampaikan hasil penelitian secara lebih komunikatif dan mudah dipahami, baik oleh kalangan akademisi maupun pembuat kebijakan. Visualisasi yang tepat dinilai mampu membantu peneliti dalam menarik kesimpulan serta memperkuat argumen ilmiah.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta, khususnya mahasiswa pascasarjana yang tengah menyusun tesis dan artikel jurnal. Melalui sesi diskusi interaktif, peserta memperoleh wawasan praktis mengenai strategi pemanfaatan AI dalam riset, mulai dari penelusuran literatur, analisis data, hingga penyajian hasil penelitian.
Melalui penyelenggaraan webinar ini, Qalam Research Platform menegaskan komitmennya sebagai all-in-one AI Research Platform yang mendukung peningkatan kualitas riset ilmiah di Indonesia. Qalam berupaya menjadi mitra strategis bagi akademisi dan peneliti dalam menghadapi transformasi digital di bidang penelitian.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem riset yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi global, sekaligus mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat.
