berita

Direktur SIBER-C SEBI Raih Penghargaan Tokoh Syariah Nasional 2015

Kategori Berita : '2015-08-20' / '11:13:31' WIB
'

Jakarta - Majalah Investor bersama Tim Juri Investor Best Syariah Awards 2015 memberikan penghargaan kepada Tokoh Syariah.

Tiga tokoh yang mendapatkan penghargaan atas peran mereka dalam pengembangan industri keuangan syariah di Tanah Air tahun ini adalah Prof. Dr. Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan RI, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, Guru Besar Hukum Islam UIN Syarif Hidayatullah dan Dr Oni Sahroni MA, ulama dan peneliti di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI.

Direktur Berita Satu Media Holdings Primus Dorimulu mengatakan, pemeringkatan institusi dan instrumen syariah ini merupakan upaya mendukung pengembangan institusi keuangan syariah di Indonesia.

"Pemeringkatan bisnis dan produk syariah ini melengkapi pemeringkatan yang secara berkala dibuat Litbang Majalah Investor, seperti pemeringkatan emiten, bank, asuransi, dan lain-lain. Tujuannya, untuk membedakan penghargaan buat perusahaan konvensional dan khusus bisnis syariah," ujar Primus pada Penganugerahan Investor Best Syariah Award 2015 di Ballroom Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (19/8).

Penilaian kinerja keuangan institusi syariah sebagian besar mengacu pada penilaian institusi konvensional, namun beberapa kriteria disesuaikan dengan parameter syariah.

Pemeringkatan bank syariah, asuransi syariah dan multifinance syariah hanya menggunakan penilaian kuantitatif berdasarkan kinerja finansial. Dalam penilaian kuantitatif, ada sejumlah parameter yang digunakan untuk penilaian.

Pada bank syariah, misalnya, digunakan 17 indikator, termasuk CAR (capital adequacy ratio), NPF (non performance financing), ROA (return on asset), ROE (return on equity), NIM (net interest margin), BOPO, cash provision, pertumbuhan pembiayaan, return mudarabah, return ijarah.

Pada pemeringkatan sukuk, penilaian menggunakan perhitungan bagi hasil dan Altman Score. Pengolahan data menggunakan harga sukuk mingguan dari Bursa Efek Indonesia. Sedangkan, pada pemeringkatan reksa dana syariah dihitung RAR (risk adjusted return), dengan menggunakan metode Modified Sharp Ratio.

Tahun ini, tim juri Investor Syariah Award terdiri atas Adiwarman Karim (Presdir Karim Business Consulting), Dr Josep Ginting (Akademisi), Iggi Achsien (Pengamat Pasar Modal Syariah), dan Adi Pramana(Ketua Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia).

Pada pemeringkatan institusi syariah tahun ini, menurut Adiwarman Karim, ketua juri, sebenarnya agak sulit melakukan pemeringkatan, karena secara umum perekonomian Indonesia sedang melemah, terutama di industri perbankan.

"Pemeringkatan tahun ini cukup menantang, karena mencari pemenang di tengah situasi yang menurun," ujarnya.

Firda Puri Agustine/FIR

PR

 

Baca Juga Berita Lainnya